“Kalian harus tau posisi dan waktu kalian berada” Sekilas memang sangat sederhana kalimat tersebut, namun jika direnungkan lebih mendalam, kalimat tersebut dapat ditafsirkan hingga sangat dalam. Saya mendapat dawuh (nasihat) tersebut ketika kelas 2 di MA Almaarif singosari, ketika beliau (Almarhum K. H. Abu sairi) sedang mengajar fiqih di kelas. Beliau merupakan sosok yang unik. Banyak makna dan tauladan yang tersirat dalam keseharian beliau. Bagi saya beliau merupakan guru hidup yang akan selalu membekas di hati, dawuh nya juga selalu sarat makna bertasawuf dalam kehidupan. Ada cerita menarik mengenai sosok beliau, Kyai Abu merupakan guru senior di kalangan pengajar Yayasan Pendidikan Almaarif Singoasari. Selayaknya guru senior yang sudah sepuh (berumur), beliau ketika menyampaikan materi di kelas hampir tidak pernah menulis di papan tulis. Mungkin karena factor kesehatan dan usia juga...
"Senja bukanlah awal mula, tapi juga bukan akhir cerita. Senja tak pernah lama, hanya sebentar kemudian kembali tiada. Senja memang bukan pemancar energi, namun bagiku tempat merefleksi diri kembali. Senja adalah saat terindah untuk berserah diri, pada Ilahi Rabbi. Di senja hari, mari saling introspeksi. Monggo ngopi."