Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Posisi dan Waktu setiap insan

“Kalian harus tau posisi dan waktu kalian berada”                 Sekilas memang sangat sederhana kalimat tersebut, namun jika direnungkan lebih mendalam, kalimat tersebut dapat ditafsirkan hingga sangat dalam. Saya mendapat dawuh (nasihat) tersebut ketika kelas 2 di MA Almaarif singosari, ketika beliau (Almarhum K. H. Abu sairi) sedang mengajar fiqih di kelas. Beliau merupakan sosok yang unik. Banyak makna dan tauladan yang tersirat dalam keseharian beliau. Bagi saya beliau merupakan guru hidup yang akan selalu membekas di hati, dawuh nya juga selalu sarat makna bertasawuf dalam kehidupan. Ada cerita menarik mengenai sosok beliau, Kyai Abu merupakan guru senior di kalangan pengajar Yayasan Pendidikan Almaarif Singoasari. Selayaknya guru senior yang sudah sepuh (berumur), beliau ketika menyampaikan materi di kelas hampir tidak pernah menulis di papan tulis. Mungkin karena factor kesehatan dan usia juga...

BAHAGIA

“Tersenyumlah dengan penuh syukur atas segala ni’mat yang didapat. Percaya dan yakinlah semua ni’mat yang didapat adalah sebaik-baiknya jalan hidup.”                 Di pagi buta, dengan kaos tipisnya ada seseorang yang tersenyum lebar penuh ikhlas sembari mengayuh sepeda ontelnya pergi bekerja. Dinginnya udara seakan hilang seketika tergerus senyumnya, padahal belum tentu ia telah tuntas sarapan pagi. Hanya sebatang rokok dan segelas kopi yang selalu wajib baginya, sarapan hanyalah hal istimewa yang jarang dinikmati. Namun dengan segala kondisi tersebut ia masih dapat tersenyum lebar dengan tubuh rentanya. Ada juga seseorang dengan harta melimpah, tahta mulia, bahkan istri yang cantik jelita bak puteri Cinderella. Namun hidupnya bisa dikatakan jauh dari kata bahagia. Bahkan untuk sekedar tersenyum saja begitu susah. Sungguh luar biasa pengayuh ontel tersebut, walaupun belum sarapan, hidup pas-pas a...